AYO MENANAM SAYURAN DI PEKARANGAN
Harjadi (1978) dan Mahfoedi ( 1977 ) memberikan fungsi pekarangan sebagai penghasil : (1) tambahan bahan makanan, (2) kebutuhan sehari-hari, (3) bumbu-bumbuan, (4) bahan bangunan, (5) kayu bakar, (6) bahan kerajinan dan (7) keperluan penghuni rumah, seperti refreshing dan lain-lain.
Sayur-sayuran memiliki banyak kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh terutama sayuran-sayuran hijau karena mengandung protein nabati, zat besi, vitamin A,B,C,dan serat. Pekarangan dapat ditanami berbagai macam sayuran yang apabila dapat dikelola dengan baik merupakan sumber pendapatan bagi keluarga. Sayuran yang dapat ditanam dipekarangan adalah : bayam, kacang panjang, kangkung, mentimun, tomat, sawi, pare, bawang daun, labu siam, cabe, selada.
Adapun kriteria tanaman sayuran yang di tanam di pekarangan adalah tanaman yang disesuaikan dengan kondisi daerah , mengetahui cara menanamnya, serta mengetahui cara pemeliharaanya sehingga setiap wilayah memiliki variasi dalam penanamanya.
Cara membuat persemaian tanaman sayuran di pekarangan :
- Membuat tempat persemaian sesuai dengan kebutuhan.
- Menyediakkan pupuk kandang lebih kurang 1 kg/m2
- Mencampur pupuk kandang dan menambah tanah
- Menebar benih diatas bedengan
- Menutup dengan karung plastik
- Membuka tutupan dengan karung plastik setelah berusia 4-5 hari steleh penaburan benih.
- Tanah 1 bagian
- Pupuk Kandang ½ bagian
- Polybag
Cara Penanaman sayur di pekarangan
- Membuat tempat penanaman (bedengan) sesuai dengan kebutuhan.
- Mencangkul tanah sedalam 20-30 cm dan diratakan.
- Menaburkan pupuk kandang /kompos diatas bedengan sebanyak lebih kurang 1 kg /m2
- Menyiram dengan air sesuai dengan kebutuhan
- Menanam di bedengan
- Menanam pada pagi hari atau sore hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar