Kebijakan Perdagangan Internasional
Kebijakan
perdagangan internasional itu adalah kebijakan yang mencakup tindakan
pemerintah
terhadap rekening yang sedang
berjalan dari neraca pembayaran internasional, khususnya tentang ekspor
dan impor barang. Kenapa kebijakan perdagangan internasional itu muncul? Tentu
saja karena meluasnya jaringan-jaringan hubungan ekonomi antarnegara.
Jadi pada
intinya, kebijakan perdagangan internasional adalah segala tindakan
pemerintah untuk memengaruhi komposisi, arah, serta bentuk perdagangan luar
negeri atau kegiatan perdagangan. Adapun kebijakan yang dimaksud
berupa:
1. Tarif
2. Dumping
3. Kuota
4. larangan impor
dan berbagai lainnya.
Teman-teman,
kebijakan perdagangan internasional dapat diuraikan sebagai
berikut:
1. Politik
Proteksi
Politik proteksi
adalah kebijakan pemerintah untuk melindungi industri dalam negeri yang sedang
tumbuh dan persaingan-persaingan barang-barang impor.
Tujuannya adalah
untuk:
· memaksimalkan
produksi dalam negeri.
· memperluas
lapangan kerja.memelihara tradisi nasional.
· menghindari
risiko yang mungkin timbul jika hanya menggantungkan diri pada satu komoditi
andalan.
· menjaga
stabilitas nasional
Proteksi dapat
dilakukan melalui:
· Tarif dan Bea
Masuk
· Pelarangan
impor
· Kuota atau
Pembatasan Impor
· Subsidi
· Dumping
2. Politik
Dagang Bebas
Politik dagang
bebas adalah kebijakan
pemerintah untuk mengadakan perdagangan bebas antarnegara. Pihak-pihak yang
mendukung kebijakan perdagangan bebas mengajukan alasan bahwa perdagangan bebas
akan memungkinkan bila setiap negara berspesialisasi dalam memproduksi barang di
mana suatu negara memiliki keunggulan komparatif.
3. Politik
Autarki
Politik
autarki adalah kebijakan
perdagangan dengan tujuan untuk menghindarkan diri dari pengaruh-pengaruh negara
lain, baik pengaruh politik, ekonomi, maupun militer, sehingga kebijakan ini
bertentangan dengan prinsip perdagangan internasional yang menganjurkan adanya
perdagangan bebas.
Oke temen-temen
udah ngerti belum? Kalo ada yang mau ditanyain, silahkan tanya ke google aja
yaah hehehe becanda :)
Terima
kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar